Senin, 06 April 2009

PUISIMU PUISIKU

Mengutarakan suatu kesan dan pengalaman batin ke dalam bentuk puisi merupakanm suatu seni tersendiri yang dalam sejarah perkembangan peradaban manusia selalu ada dan terwujud dalam berbagai bentuk sesuai dengan tingkat apresiasi dan imajinasinya. Perkembangan yang mengasyikkan itu akan terekam juga melalui karya puisi siswa-siswi kelas X.2 dalam entri berikut! barangkali maknanya akan demikian berarti bila sudah lima atau sepuluh tahun nanti, meski puisi selalu bicara dari hari ke hari. Selamat berkarya!

3 komentar:

  1. Oleh:Devan Tri Wirawan/x2/12
    Tema:Emansipasi Wanita
    Judul:Emansipasi Wanita

    Erangan kesakitan , tusukan kepedihan
    Menjadi hal lumrah adanya pembatasan
    Apakah itu benar adanya?
    Nuansa penjajahan terhadap wanita
    Sudah selayaknya dihapuskan
    Inikah yang namanya keadilan?
    Putuskan bukan hanya dapur, sumur, dan kasur
    Akan tetapi semua hal yang benar- benar layak
    Semua hal yang benar- benar menjadi haknya
    Impian semua wanita terhadap pembebasan

    Waktu terus berputar tanpa lelah
    Adanya emansipasi sekarang
    Niat baik yang dibebaskan
    Ini bukan pembebasan bersyarat
    Tuhan memberikannya untuk wanita
    Apalagi pria, seperti itulah adanya

    BalasHapus
  2. Tema:Emansipasi Wanita
    Judul:Niat Mengekang

    Pemenjaraan dibuat
    Sebagai batas aktivitas wanita
    Bagai lilitan ular terhadap tubuh
    Gertak bengis menunggui
    Terkam harimau menanti
    Tiada hal baru yang boleh untukmu
    Tugasmu hanya dibelakang

    Hatiku sekeras batu, tak akan pernah luluh untuk itu
    Keyakinanku satu, tak akan ada yang berani menentangnya
    Aturan itu hanya satu, untukmu hanya satu
    Pelayan bagiku

    Apa itu sinar mentari
    Apa itu warna pelangi
    Tak kugubris untukmu

    Apa guna datang berulang pagi
    Apa guna berputar bumi
    Tetap satu pendirianku
    Kekangan terhadapmu

    BalasHapus
  3. Tema:Emansipasi Wanita
    Judul:Perjuangan Berarti

    Perjuangan melawan kewenang- wenangan
    Kewenang- wenangan dalam persamaan kodrat
    Persamaan kodrat yang dibedakan
    Perbedaan hanya untuk pengucilan

    Perjuangan wanita demi pembebasan
    Pembebasan dari perbedaan
    Perbedaan yang menyakitkan
    Mengena dalam hati yang merasa

    Meminta hak yang dipunya
    Menuntut persamaan dalam segala hal
    Berjuang mengatasi perbudakan
    Melawan segala bentuk penjajahan

    Betapa lega
    Apabila perbedaan dihapus
    Betapa riang
    Apabila hak dapat digunakan sebagaimana mestinya

    BalasHapus